JAYAPURA, PL – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ardipura, Jayapura Selatan, pada Sabtu (14/2/2026) siang. Sebuah truk tronton bermuatan batu bara yang diduga mengalami rem blong hilang kendali dan menghantam sebuah kios pulsa. Insiden ini mengakibatkan pemilik kios meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIT. Menurut keterangan saksi mata, Eka, truk berkelir oranye itu melaju dari arah Polimak menuju Entrop. Saat melintasi turunan curam di area Menara Jaya, kendaraan besar tersebut tampak kehilangan kendali.
“Truk melaju kencang dari arah Polimak. Pas di turunan, tiba-tiba oleng dan langsung menghantam kios pulsa serta tiang reklame sampai roboh,” ungkap Eka saat ditemui di lokasi.
Laju tronton baru terhenti setelah meluluhlantakkan kios pulsa dan menabrak tiga unit mobil yang tengah terparkir di depan sebuah bengkel variasi. Akibat benturan keras tersebut, seluruh kendaraan dan bangunan yang terlibat mengalami kerusakan parah.
Bagian depan truk ringsek tak berbentuk setelah menghantam material bangunan.
Meski sebagian besar muatan batu bara masih berada di atas bak, sisa-sisa material tambang tersebut tampak berserakan menutupi badan jalan.
Kecelakaan ini memakan korban jiwa. Pemilik kios pulsa yang saat itu berada di dalam kios dilaporkan meninggal dunia akibat terjepit material bangunan. Sementara itu, sopir truk yang mengalami luka berat telah dievakuasi oleh warga dan petugas kepolisian ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Armin, seorang mekanik di bengkel variasi setempat, menceritakan detik-detik mencekam saat kecelakaan terjadi. Ia mengaku sempat mengira suara dentuman keras tersebut berasal dari fenomena alam.
“Saya lagi kerja di bengkel, tiba-tiba ada suara gemuruh keras sekali. Saya pikir angin kencang atau ada gedung roboh, ternyata truk menabrak kios tepat di depan kami,” tutur Armin dengan nada masih terkejut.
Unit Laka Lantas Polsek Jayapura Selatan segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Dugaan sementara mengarah pada kegagalan sistem pengereman (rem blong), namun faktor kelalaian pengemudi juga tetap didalami. (Redaksi)








