JAYAPURA, PL– Satuan Tugas (Satgas) Ops Damai Cartenz-2026 berhasil melumpuhkan kekuatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Elkius Kobak.
Dalam operasi penyergapan yang dilakukan pada Sabtu (14/2/2026), dua anggota inti kelompok tersebut berhasil diringkus setelah terlibat dalam serangkaian aksi pembunuhan dan teror pembakaran di wilayah Yahukimo.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan intelijen terhadap pergerakan sayap militer Elkius Kobak yang kerap meresahkan warga sipil dan aparat keamanan.
Rekam Jejak Berdarah Anggota Kelompok Elkius Kobak
Dari empat orang yang diamankan, dua di antaranya dipastikan sebagai eksekutor penting dalam struktur Kodap XVI Yahukimo:
* Tersangka G-W: Merupakan anggota aktif KKB Yahukimo yang terlibat langsung dalam penembakan anggota Brimob Satgas Preventif Ops Damai Cartenz pada 30 November 2022. Selain itu, G-W juga diidentifikasi sebagai pelaku utama penembakan seorang sopir truk pada 30 Januari 2026 lalu, yang merupakan aksi intimidasi terhadap pekerja logistik di Yahukimo.
*Tersangka A-H: Ditangkap sesaat setelah melakukan aksi pembakaran ruko di pusat kota Yahukimo pada Sabtu (14/2). A-H diketahui bertugas sebagai motor penggerak teror perkotaan di bawah komando langsung Elkius Kobak untuk menciptakan kekacauan di distrik-distrik strategis.
Komitmen Memberantas Teror Kodap XVI
Kombes Pol. Yusuf Sutejo menegaskan bahwa penangkapan ini menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak akan kalah oleh kelompok separatis yang terus mengganggu stabilitas Papua.
“Dari total 23 aksi kekerasan yang terjadi sejak awal Januari 2026, kami berhasil mengidentifikasi keterlibatan sel-sel kecil di bawah kepemimpinan Elkius Kobak. Dua orang yang kita amankan hari ini adalah bukti nyata bahwa jaringan mereka mulai terurai,” ujar Kombes Pol. Yusuf Sutejo.
Saat ini, kedua tersangka beserta dua orang lainnya yang turut diamankan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Yahukimo. Polisi tengah mendalami keterkaitan mereka dengan rencana aksi teror lainnya serta mencari keberadaan persembunyian Elkius Kobak.
“Kami sedang mendalami peta kekuatan mereka pasca-penangkapan ini. Satgas Damai Cartenz akan terus mengejar sisa-sisa kelompok Kodap XVI Yahukimo hingga wilayah ini benar-benar bersih dari aksi terorisme,” tegas Kasatgas Humas.
Situasi di Yahukimo kini terpantau kondusif, namun patroli gabungan TNI-Polri tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dari kelompok sisa-sisa Elkius Kobak yang masih melarikan diri ke dalam hutan.(Redaksi)








