

PEGUNUNGAN BINTANG, PL– Personel Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 kembali mempertegas kehadirannya sebagai pelindung masyarakat dengan melaksanakan pengamanan ketat sekaligus patroli dialogis di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 ini, difokuskan untuk menjamin kemerdekaan beribadah serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang sempat menjadi zona merah tersebut.
Dalam operasi ini, personel tidak hanya bersiaga di titik-titik rawan, tetapi juga menyusuri pemukiman warga untuk berinteraksi langsung. Pendekatan persuasif ini bertujuan untuk memantau situasi kamtibmas secara real-time sekaligus memberikan rasa tenang bagi umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah di gereja-gereja setempat. Kehadiran aparat bersenjata lengkap namun tetap humanis di sekitar rumah ibadah terbukti efektif menangkal potensi gangguan keamanan dari kelompok-kelompok yang berseberangan dengan kedaulatan negara.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pengamanan ini adalah manifestasi nyata dari kehadiran negara di wilayah terdepan Papua. Beliau menegaskan bahwa hak warga untuk beraktivitas tanpa rasa takut adalah prioritas utama Satgas.
Dengan adanya patroli sambang yang rutin, diharapkan ruang gerak kelompok pengganggu keamanan semakin menyempit, sehingga pembangunan dan aktivitas sosial masyarakat di Distrik Kiwirok dapat kembali normal dan stabil.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa strategi yang diterapkan adalah kombinasi antara kewaspadaan tinggi dan keramahan sosial. Melalui dialog langsung, Satgas berupaya membangun jembatan kepercayaan (trust building) dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Sinergi ini dipandang sebagai kunci utama dalam menciptakan perdamaian yang berkelanjutan, di mana masyarakat secara sukarela turut menjaga lingkungannya dari pengaruh negatif yang dapat merusak kedamaian di Papua.
Komitmen Satgas Damai Cartenz di Distrik Kiwirok ini dijadwalkan akan terus berlanjut secara berkala. Fokus operasi ke depan tidak hanya pada pengamanan fisik, tetapi juga mendukung kelancaran distribusi logistik dan pelayanan publik lainnya, guna memastikan bahwa Distrik Kiwirok tetap menjadi bagian dari Papua yang aman, damai, dan sejahtera.(Redaksi)









