PUNCAK, PL– Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus memperkuat ketahanan personel yang bertugas di wilayah rawan. Tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah, Satgas juga memprioritaskan kesehatan mental dan fisik anggota melalui kegiatan dukungan psikologi dan layanan kesehatan yang digelar di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Selasa (21/4/26).
Kegiatan proaktif ini dipimpin langsung oleh Iptu Amelia Mega Kartika Kawilarang, S.Psi., bersama Ipda dr. Sabriantoro Pratama Dwiprawira. Fokus utamanya adalah memastikan setiap personel tetap dalam kondisi prima di tengah tantangan tugas yang kompleks.
Dalam kegiatan tersebut, tim psikologi menyajikan berbagai metode interaktif untuk membangun bonding antar anggota. Beberapa agenda utama meliputi:
* Permainan Membangun Kepercayaan: Fokus pada penguatan hubungan personal antar anggota.
* Simulasi Teamwork: Melatih kerja sama dalam menghadapi situasi sulit.
* Problem Solving: Mengasah kemampuan pemecahan masalah secara kolektif di lapangan.
Selain aspek mental, tim kesehatan juga melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk memantau kondisi vital para personel agar tetap optimal selama masa penugasan.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H, menegaskan bahwa profesionalisme di lapangan berakar dari kondisi mental yang stabil.
“Personel menghadapi tantangan yang kompleks. Dukungan psikologis dan kesehatan adalah kunci menjaga ketahanan mereka. Kami ingin memastikan setiap anggota tetap kuat secara mental dan solid dalam bertugas,” ujar Irjen Pol. Faizal.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan prajurit di garda terdepan.
Kegiatan ini dilaporkan membawa dampak signifikan bagi moral anggota di Distrik Sinak, di antaranya:
1. Peningkatan Motivasi: Membangkitkan kembali semangat juang di wilayah penugasan.
2. Komunikasi Terbuka: Mencairkan kekakuan antar lini demi koordinasi yang lebih baik.
3. Manajemen Konflik: Membekali personel kemampuan mengelola stres dan konflik secara sehat.
Dengan kondisi fisik dan mental yang terjaga, Satgas Damai Cartenz berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat di Papua melalui pendekatan yang humanis dan profesional.(Redaksi)








