JAKARTA, PL– Pihak Kepolisian Daerah Papua Tengah memberikan update terbaru mengenai kondisi kesehatan Bripda Abhius Metusalakh Abner Yawan, personel Polres Dogiyai yang kini tengah menjalani perawatan intensif di Jakarta. Kabiddokes Polda Papua Tengah, AKBP dr. Mansuri, Sp.F.M., mengonfirmasi bahwa kondisi kesehatan Bripda Abhius berangsur stabil pasca-tindakan medis darurat.
Melalui Via Telpon kepada PapuaLink.co, pada Rabu (22/04/26), Kabiddokes Polda Papua Tengah, AKBP dr. Mansuri menjelaskan bahwa saat ini prioritas utama adalah memastikan fungsi pernapasan pasien kembali normal setelah diagnosa spesifik yang diterima.

Bripda Abhius Yawan, yang sebelumnya bertugas sebagai BA Polsek Kamu, saat ini menempati Ruang Cendrawasih 1, RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri, Kramat Jati. Penanganannya dilakukan langsung oleh tenaga ahli bedah toraks.
“Pasien ditangani oleh DPJP (Dokter Penanggung Jawab Pelayanan) dr. Sri Nur Bowo, Sp.BTKV. Diagnosis utama adalah *Pneumothorax*, yakni adanya penumpukan udara pada rongga pleura yang menyebabkan penekanan pada paru-paru,” ujar AKBP dr. Mansuri.
Dari hari pertama perawatan di Jakarta, Sabtu (18/04), tim medis telah melakukan prosedur operatif berupa:
# Pemasangan Chest Tube: Selang khusus dimasukkan ke dalam rongga dada untuk mengeluarkan udara yang terjebak.
# Water Sealed Drainage (WSD): Sistem drainase ini digunakan untuk menjaga tekanan negatif dalam rongga dada agar paru-paru dapat kembali mengembang secara sempurna.
Berdasarkan laporan klinis terbaru, AKBP dr. Mansuri menyebutkan bahwa kesadaran Bripda Abhius berada dalam kondisi composmentis (sadar penuh). Meskipun masih merasakan nyeri pada area pasca-operasi, tanda-tanda vital pasien menunjukkan stabilitas yang baik.

Rencana Tindakan Lanjutan dan Dukungan Institusi
Untuk memastikan tidak adanya komplikasi atau sisa udara dalam rongga dada, pihak RS Bhayangkara telah menjadwalkan pemeriksaan radiologi lanjutan.
“Rencana tindakan selanjutnya adalah melakukan *CT-Scan Thorax* dengan kontras untuk mengevaluasi hasil operasi dan kondisi parenkim paru secara lebih mendetail,” tambah dr. Mansuri dalam sambungan telepon tersebut.
Secara institusional, perkembangan kondisi ini terus dilaporkan secara berkala kepada pimpinan Polda Papua Tengah. Dukungan penuh diberikan agar Bripda Abhius dapat segera pulih dan kembali bergabung bersama jajaran Polres Dogiyai untuk menjalankan tugas kepolisian di wilayah Papua Tengah.(Redaksi)








