JAYAPURA, PL– Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, secara resmi merealisasikan bantuan fasilitas internet berbasis satelit, Starlink, untuk Rumah Baca Kampung Yoboi, Kabupaten Jayapura. Langkah ini diambil sebagai respons cepat pemerintah provinsi atas aspirasi masyarakat yang membutuhkan akses informasi di wilayah terdampak bencana.
Bantuan ini merupakan tindak lanjut langsung dari kunjungan kerja Gubernur ke Kampung Yoboi pasca-meluapnya Danau Sentani akibat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, para ibu pengelola rumah baca mengeluhkan sulitnya akses internet yang menghambat kegiatan belajar anak-anak dan program literasi warga.
Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa kondisi bencana tidak boleh menjadi alasan terhentinya aktivitas pendidikan. Baginya, pemenuhan kebutuhan dasar intelektual adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditunda.
“Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, apalagi untuk pendidikan anak-anak, harus segera kita jawab. Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir dan bekerja nyata,” tegas Fakhiri saat memberikan keterangan di Kota Jayapura, Jumat (17/4/26).
Meskipun Kampung Yoboi saat ini tengah menghadapi tantangan perubahan iklim dan fenomena siklon yang memicu kenaikan debit air Danau Sentani, Fakhiri memastikan sektor pendidikan tetap mendapat perhatian khusus.
“Walaupun kondisi masyarakat sedang terdampak banjir, pendidikan anak-anak tetap harus berjalan. Kehadiran internet ini diharapkan bisa membuka akses pengetahuan yang lebih luas,” tambahnya.
Pemasangan teknologi Starlink di wilayah tersebut juga menjadi bagian dari agenda besar Pemerintah Provinsi Papua dalam mendorong transformasi digital yang inklusif . Penggunaan teknologi satelit dipilih karena kemampuannya menjangkau titik-titik terpencil dengan kecepatan tinggi, tanpa terkendala infrastruktur kabel darat yang rentan rusak akibat banjir.
Target Utama Bantuan Internet:
Peningkatan Literasi: Memudahkan akses ke buku digital dan materi edukasi daring.
Akses Informasi: Membantu warga memantau perkembangan cuaca dan informasi pemerintahan.
Digitalisasi Kampung: Memperkecil kesenjangan teknologi antara wilayah perkotaan dan kampung.
“Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat di kampung-kampung juga bisa merasakan manfaat teknologi dan tidak tertinggal dalam akses informasi,” ucap Fakhiri menutup keterangannya.
Hadirnya fasilitas internet di Rumah Baca Kampung Yoboi diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat belajar generasi muda, sekaligus menjadi motor penggerak literasi di tengah tantangan alam yang sedang dihadapi. (Redaksi)








