JAYAPURA, PL– Calon Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Papua, Mathius Fakhiri, secara resmi mengembalikan berkas pendaftaran pencalonan untuk periode 2026 – 2030 di Jayapura, Kamis (30/4/26). Kedatangannya turut didampingi oleh Tim 9, perwakilan pengurus dan pengelola SSB serta puluhan anak-anak didik sekolah sepak bola (SSB).
Usai menyerahkan berkas kepada ketua panitia pemilihan, dalam keterangan persnya, Mathius menegaskan bahwa fokus utamanya jika terpilih adalah menghidupkan kembali kejayaan sepak bola di Tanah Papua melalui pembinaan yang terstruktur sejak usia dini.
Prioritas Program: Proyek Percontohan SSB
Mathius mengungkapkan bahwa anak-anak usia dini dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom akan menjadi proyek percontohan awal sebelum merambah ke kabupaten lainnya.
“Saya berharap anak-anak sekolah yang usia dini, khususnya sekolah bola di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom ini bisa menjadi proyek-proyek utama. Kita ingin mengembalikan kedigdayaan, kejayaan sepak bola di Tanah Papua,” ujar Mathius.
Ia menambahkan bahwa sebagai figur orang tua, dirinya merasa memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan “Generasi Emas” atlet Papua melalui manajemen yang profesional dan kompetisi yang reguler.
Target Prestasi: Nomor Satu di Indonesia
Selain pembinaan akar rumput, Mathius memasang target tinggi untuk prestasi sepak bola Papua di kancah nasional. Salah satu agenda terdekat yang menjadi perhatiannya adalah persiapan tim menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT – NTB mendatang.
“Apabila saya terpilih nanti sebagai ketua, kami akan menyiapkan anak-anak muda usia 16, 17, sampai 20 tahun untuk mewakili Provinsi Papua dalam PON NTT – NTB. Saya mau Papua harus menjadi nomor satu,” tegasnya yang disambut riuh tepuk tangan pendukung.
Apresiasi untuk Dukungan Arus Bawah
Mengakhiri keterangannya, Mathius menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh klub dan Tim 9 yang telah menginisiasi gerakan perubahan bagi sepak bola di Papua.
“Mari kita terus bangun sepak bola Papua untuk menjadi kebanggaan Tanah Papua. Saya salut dan hormat kepada kalian semua,” tutupnya.(Redaksi)








