ASMAT, PL— Pemerintah Kabupaten Asmat, menggelar resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kartini ke-147 di Gedung Wiyata Mandala Dinas Pendidikan, Selasa (21/4/26).
Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada hari ini kita memperingati jasa seorang pahlawan perempuan sekaligus tokoh emansipasi yang bercita-cita ingin mengangkat derajat kaum perempuan indonesia yaitu Raden Ajeng Kartini.
Menurutnya, beliau adalah pelopor pejuang nasib kaum perempuan indonesia. kartini telah melahirkan gagasan dan semangat pembaharuan dan berjuang untuk kepentingan bangsa indonesia. pemikirannya tentang pendidikan dan emansipasi khususnya bagi kaum perempuan indonesia berkumandang jauh menembus zaman.
“Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 21 april sebagai hari Kartini. Ini sebagai penghargaan dan penghormatan atas jasa-jasa Kartini sebagai pelopor kebangkitan kaum perempuan,” kata Bupati Thomas Safanpo.
Ia menjelaskan, pada zamannya, kartini dengan gigih memperjuangkan agar perempuan indonesia mendapatkan pendidikan serta kebebasan, persamaan hukum, terbebas dari keterbelakangan dan kemiskinan. pola pikir dan cara pandang kartini lambat laun telah membuka cakrawala baru bagi perempuan indonesia.
Setiap perempuan berhak untuk mendapatkan pendidikan demi menyiapkan dirinya menjadi lebih baik agar dapat melaksanakan sebuah tugas besar kelak. cita-cita kartini terangkum dalam buku habis gelap terbitlah terang.

Bupati juga menilai bahwa Indonesia sudah mencapai kemajuan pesat. kesetaraan bagi kaum perempuan dalam mengenyam pendidikan meningkat signifikan. peluang akses perempuan dan laki-laki sudah semakin seimbang. di sektor ketenagakerjaan dan politik perempuan mendapat pencapaian yang signifikan.
Dalam tataran dari waktu ke waktu dunia kerja formal semakin membuka peluang bagi kaum perempuan untuk turut ambil bagian. bahkan sudah banyak kaum perempuan indonesia yang menduduki jabatan tinggi dalam birokrasi pemerintahan.
Bupati juga berharap kepada kaum perempuan khususnya di kabupaten Asmat untuk perlu meningkatkan kemampuan secara profesional. artinya kaum perempuan harus menyadari kemampuan dan kelebihan dirinya, mempunyai motivasi, komitmen dan keberanian untuk maju dan mandiri.
“Jauhkanlah budaya ketergantungan pada orang lain. Banggalah dan kuasailah profesi masing-masing sehingga produktivitasnya dapat menjadi maksimal tanpa mengingkari kodrat sebagai perempuan. Hal ini sesuai dengan tema peringatan hari kartini ke-147 tahun 2026 Mari bersama melanjutkan semangat kartini yaitu perempuan berdaya, anak terlindungi menuju indonesia emas 2045,” tegas Bupati Thomas Safanpo.
Selain itu, peringatan hari kartini ini kiranya perlu dijadikan momen perenungan bagi kaum perempuan. Sudahkah perempuan indonesia berperan aktif mengupayakan emansipasi di berbagai bidang kehidupan.
“Marilah kita tingkatkan partisipasi perempuan dalam mengatasi permasalahan yang kita hadapi. di antaranya adalah percepatan pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan angka stunting. Perempuan mempunyai peran strategis dalam mengatasi dua permasalahan tersebut, baik secara pribadi maupun melalui organisasi-organisasi seperti PKK, Dharma wanita atau organisasi lainnya yang ada di Kabupaten Asmat,” ujar Bupati Thomas.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan tiga pesan kepada seluruh perempuan di kabupaten Asmat, yaitu terus belajar dan bersekolah tinggi. Jangan berhenti bermimpi, saling mendukung dan membangun support system. Jadilah kartini yang membantu kartini lainnya untuk bangkit, serta waspada dan berani. Lindungi diri dan sesama dari segala bentuk kekerasan.
Sementara itu, Ketua Panitia Sitti M.A.F Lefteuw menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini dan emansipasi perempuan indonesia, sekaligus memotivasi perempuan modern untuk terus berkarya, berdaya, dan memberikan dampak positif dalam masyarakat.
Kegiatan dan perlombaan dalam peringatan HUT Kartini adalah, pemberian makanan tambahan kepada kelompok sasaran yaitu pada ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak usia di atas lima tahun, lansia. Pemberian makanan sehat merupakan sumbangan dari seluruh organisasi perempuan di kabupaten Asmat yang berjumlah 16 organisasi.
Selain itu, digelar lomba kebaya tingkat TK dan kelompok bermain yang diikuti oleh 11 TK dan 10 kelompok bermain dan disponsori oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asmat Ny. Me Ing Thera Safanpo.
Lomba kebaya kartini dan kebaya modern yang disponsori Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asmat Ny. Delvi Tiku Lembang Manggaprou. kegiatan diikuti oleh 13 organisasi dan keseluruhannya berjumlah 33 peserta.
Secara keseluruhan, kegiatan HUT Kartini di Kabupaten Asmat melibatkan 16 organisasi perempuan, perwakilan OPD, serta peserta dari TK dan kelompok bermain.(Redaksi)








