

JAYAPURA, PL– Bripda Abhius M. Abner Yawan, anggota Polsek Kamuu, Polres Dogiyai, Polda Papua Tengah yang menjadi korban penembakan anak panah dalam insiden di Kabupaten Dogiyai, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Jayapura pada Sabtu (4/4/26).
Langkah ini diambil guna memberikan perawatan medis yang lebih intensif mengingat kondisi korban yang dilaporkan belum stabil setelah menjalani perawatan awal di RSUD Nabire.

Alasan Perujukan dan Kondisi Terkini
Dokter Andre dari Biddokkes Polda Papua Tengah yang berada di RS Bhayangkara Jayapura menjelaskan bahwa pemindahan pasien dari Nabire ke Jayapura didasari oleh kebutuhan fasilitas medis yang lebih lengkap.
“Kondisi saat ini pasien dalam keadaan kurang stabil, sehingga menjadi dasar utama pasien harus segera dirujuk ke RS Bhayangkara Jayapura untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Dr. Andre saat memberikan keterangan di RS Bhayangkara Jayapura.
Berdasarkan pemeriksaan awal di Jayapura, ditemukan beberapa indikasi medis yang memerlukan perhatian serius:
* Tindakan Lanjutan: Pihak medis akan melanjutkan prosedur yang sebelumnya telah dimulai di Nabire, termasuk evaluasi terhadap pemasangan Water Sealed Drainage (WSD).
* Luka Belum Pulih: Terdapat luka akibat anak panah yang belum sepenuhnya pulih.
* Kesadaran Menurun: Pasien dilaporkan masih dalam kondisi lemas dan belum sadarkan diri sepenuhnya.

Dr. Andre menegaskan bahwa RS Bhayangkara Jayapura memiliki peralatan dan jenis terapi yang jauh lebih komprehensif dibandingkan rumah sakit sebelumnya di Nabire. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan luka dalam yang dialami korban.
“Kami akan melakukan pemeriksaan lebih mendalam dengan terapi-terapi yang tersedia di sini, karena tindakan di RS Bhayangkara jauh lebih lengkap,” tambahnya.
Bripda Abhius merupakan korban luka dalam insiden yang terjadi antara Aparat Keamanan dengan masyarakat setempat di Wilayah Kabupaten Dogiyai pada Selasa (31/3/2026) lalu.
Korban menderita luka serius setelah terkena anak panah sedalam 20 cm yang menancap di bagian bawah ketiak. Hingga berita ini diturunkan, tim medis RS Bhayangkara Jayapura masih melakukan observasi ketat terhadap perkembangan kondisi kesehatan korban.(Redaksi)








