SENTANI, PL– Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayapura berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas wilayah di Kabupaten Jayapura, Rabu (15/04/26). Selain meringkus lima orang tersangka, polisi mengungkap modus operandi baru berupa barter motor curian dengan narkotika jenis ganja.
Operasi penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H., ini bermula dari informasi intelijen terkait adanya rencana transaksi barang haram di kawasan Jalan Yabaso, ujung Bandara Sentani.
Guna menghindari deteksi pelaku, Tim Opsnal melakukan manuver taktis dengan mendekati sasaran melalui jalur sungai. Pada pukul 22.00 WIT, petugas berhasil melakukan penyergapan di sebuah rumah dan mengamankan pelaku utama berinisial WY beserta dua unit sepeda motor hasil curian.
Berdasarkan hasil interogasi terhadap WY, polisi melakukan pengembangan cepat. Diketahui bahwa komplotan ini merupakan jaringan terorganisir yang terdiri dari lima orang. Petugas kemudian bergerak ke beberapa titik persembunyian lainnya di kawasan Toladan Atas dan Kampung Sereh, Sentani.
Adapun identitas lima pelaku yang berhasil diamankan adalah: L.R , J.B , I.H.Y , D.P , dan A.D.
Sementara itu, satu terduga pelaku lainnya berinisial N.P. telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran intensif.
Dalam operasi ini, polisi menyita sejumlah barang bukti signifikan, di antaranya:
# 2 unit sepeda motor hasil curian.
# 10 bungkus plastik ukuran sedang berisi narkotika jenis ganja.
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan peredaran narkoba.
“Dua pelaku telah kami serahkan ke Satuan Reserse Narkoba untuk pendalaman lebih lanjut terkait kepemilikan ganja tersebut. Kami berkomitmen memberantas jaringan curanmor yang meresahkan ini hingga ke akarnya,” ujar AKP Alamsyah.
Saat ini, seluruh tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolres Jayapura untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk memperketat pengamanan kendaraan pribadi dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.(Redaksi)








