JAYAPURA, PL– Persipura Jayapura membuktikan bahwa Stadion Lukas Enembe masih menjadi “neraka” yang menakutkan bagi tim tamu. Dalam laga panas pekan ke-25 Liga 2, skuad **Mutiara Hitam** tampil kesetanan dan berhasil memulangkan PSIS Semarang dengan tangan kosong setelah menang meyakinkan 3-1.
Kemenangan ini resmi melambungkan posisi Persipura ke puncak klasemen sementara Grup 2, sekaligus mengirim sinyal ancaman serius bagi para rival di jalur promosi.
Sejak menit awal, anak asuh Rahmad Darmawan langsung mengurung pertahanan Laskar Mahesa Jenar. Namun, tensi pertandingan yang tinggi sempat membuat para pemain merasa tegang. Pelatih Rahmad Darmawan mengakui adanya tekanan besar yang dirasakan tim di awal laga.
“Tensi pertandingan ini tegang dan sangat penting, sehingga ketegangan itu dirasakan oleh pemain di lapangan. Kita sempat kehilangan struktur karena terlalu buru-buru,” ujar Rahmad Darmawan dalam sesi konferensi pers usai laga.
Drama sempat terjadi ketika Ramai Rumakiek gagal mengeksekusi penalti di menit ke-34. Meski demikian, kebuntuan akhirnya pecah di detik-detik akhir babak pertama melalui aksi Jeam Kelly Sroyer yang menyambar bola liar di menit ke-45+3. Skor 1-0 menutup paruh pertama.
Memasuki babak kedua, Persipura bermain lebih rileks dan berhasil menggandakan keunggulan melalui Reno Salampessy di menit ke-71. Namun, PSIS sempat memberikan perlawanan melalui gol veteran Beto Goncalves di masa injury time (90+3′).
Antisipasi cepat dilakukan Coach RD dengan memasukkan Victor Mansaray untuk memperkuat pertahanan dan lini serang. Keputusan ini terbukti jitu ketika Mansaray berhasil mengunci kemenangan melalui titik putih di menit ke-102.
“Satu pergantian yang bertujuan menempatkan pemain tinggi karena saya prediksi mereka akan main dengan bola-bola mati. Itulah alasan saya masukkan Mansaray,” jelas Coach RD.
Pencetak gol pertama, Jeam Kelly Sroyer, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil maksimal yang diraih tim. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari instruksi pelatih yang dijalankan dengan baik oleh seluruh pemain.
“Pertandingan malam ini sangat berat bagi saya dan teman-teman, tapi kita tetap memberikan yang maksimal. Terima kasih buat suporter yang setia mendukung kami,” ujar Kelly. Ia juga menambahkan bahwa perubahan posisinya dari sayap kanan ke kiri selama pertandingan adalah bagian dari strategi yang sudah dilatih sebelumnya.(Redaksi)








