NABIRE, PL– Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.A.P., berkomitmen penuh menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembangunan Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) di wilayah hukum Papua Tengah.
Dalam keterangannya, Kombes Pol. Jermias Rontini mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan lima titik SPPG yang akan dipusatkan di dua kabupaten utama, yakni Nabire dan Mimika (Timika).
Langkah ini diambil sebagai bentuk akselerasi program nasional yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah Papua.
Kombes Pol. Rontini menjelaskan bahwa progres ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan serupa yang telah dijalankannya saat bertugas di Polda Papua (Induk). Beliau menyebutkan bahwa koordinasi dengan jajaran Polres setempat telah dilakukan untuk menentukan lokasi-lokasi strategis.
“Untuk Papua Tengah, target saya ada lima titik yang akan dibangun di Timika dan Nabire. Saya sudah perintahkan para Kapolres untuk menentukan titiknya, dan mereka sudah melaporkan progres tersebut,” ujar Kombes Pol. Rontini.
Ia menambahkan bahwa pengecekan langsung ke lapangan akan segera dilakukan untuk melihat kendala teknis yang ada serta mencari solusi agar pembangunan dapat berjalan lancar. Beliau berharap, berkaca pada progres di daerah lain seperti Keerom dan Biak yang hampir rampung, operasional SPPG di Papua Tengah juga dapat segera dimulai dalam waktu dekat.
Program Makan Bergizi Gratis ini akan difokuskan pada sekolah-sekolah yang masuk dalam kategori Wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kombes Pol. Rontini menegaskan tidak akan membatasi jumlah kuota siswa demi menjangkau lebih banyak anak-anak di pedalaman Papua.
“Kondisi riil di Papua berbeda dengan wilayah lain di Indonesia. Jadi, apakah sekolah itu memiliki 50 siswa atau 100 siswa, semuanya akan kita rangkul dan terima dalam program ini,”tegasnya.
Melalui kehadiran SPPG ini, diharapkan kualitas gizi anak-anak di Papua Tengah dapat meningkat secara signifikan, sekaligus mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul dan sehat di masa depan.(Redaksi)








