• Disclaimer
  • Home
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Redaksi
Papualink.co - Link Berita Papua
ADVERTISEMENT
  • HOME
  • ASMAT
  • PEMPROV PAPUA
  • DAERAH
  • DPR PAPUA
  • HUKRIM
  • EKONOMI
  • POTRET
  • PENKES
  • RAGAM
  • VIDEO
  • PERISTIWA
  • POLITIK
No Result
View All Result
  • HOME
  • ASMAT
  • PEMPROV PAPUA
  • DAERAH
  • DPR PAPUA
  • HUKRIM
  • EKONOMI
  • POTRET
  • PENKES
  • RAGAM
  • VIDEO
  • PERISTIWA
  • POLITIK
No Result
View All Result
Papualink.co - Link Berita Papua
No Result
View All Result
  • HOME
  • ASMAT
  • PEMPROV PAPUA
  • DAERAH
  • DPR PAPUA
  • HUKRIM
  • EKONOMI
  • POTRET
  • PENKES
  • RAGAM
  • VIDEO
  • PERISTIWA
  • POLITIK
ADVERTISEMENT

Sekolah Dipalang, Ratusan Siswa SDN Inpres Yoka dan SMPN 7 Jayapura “Terusir” dari Ruang Kelas

Kami tidak bermaksud menghambat pendidikan anak-anak, kami tahu ini masa depan mereka. Tetapi ini adalah tanah adat kami dan kami minta keadilan. Kami terpaksa memalang sampai ada perhatian serius dari pemerintah

Admin by Admin
12 Januari 2026
in BERITA UTAMA
0
Sekolah Dipalang, Ratusan Siswa SDN Inpres Yoka dan SMPN 7 Jayapura “Terusir” dari Ruang Kelas

JAYAPURA, PL– Pemandangan memprihatinkan terlihat di halaman SD Negeri Inpres Yoka dan SMP Negeri 7 Jayapura, Senin (12/1/2026). Ratusan siswa yang datang dengan seragam lengkap dan semangat belajar harus menelan kekecewaan lantaran tidak bisa memasuki ruang kelas mereka.

Gerbang dan pintu masuk sekolah terkunci rapat oleh kayu balok (palang) yang dipasang oleh masyarakat adat pemilik hak ulayat. Akibatnya, aktivitas Belajar Mengajar (KBM) lumpuh total. Para siswa dan guru hanya bisa berdiri di luar area sekolah, sementara sebagian siswa lainnya terpaksa dipulangkan kembali ke rumah masing-masing.

BacaJuga

Inilah Rekam Jejak 2 Anggota KKB Bintang Timur: Dari Bantai Tukang Ojek Hingga Bakar Fasilitas Umum

Buron Sejak 2022, DPO Pembunuh 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Akhirnya Ditangkap Satgas ODC

Hak pendidikan anak-anak ini terpaksa dikorbankan imbas dari sengketa lahan yang tak kunjung usai. Pemalangan ini merupakan puncak kekecewaan pemilik ulayat terhadap pemerintah yang dinilai abai menyelesaikan ganti rugi tanah tempat sekolah tersebut berdiri selama berpuluh tahun.

Salah satu perwakilan pemilik ulayat, Aser Mebri, mengakui bahwa langkah ini memang berat karena berdampak langsung pada anak-anak sekolah. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya sudah tidak memiliki pilihan lain untuk mendesak pemerintah agar membuka mata.

“Kami tidak bermaksud menghambat pendidikan anak-anak, kami tahu ini masa depan mereka. Tetapi ini adalah tanah adat kami dan kami minta keadilan. Kami terpaksa memalang sampai ada perhatian serius dari pemerintah,” ujar Aser Mebri dengan nada tegas namun menyayangkan situasi yang terjadi.

Pihak sekolah pun tak bisa berbuat banyak. Salah seorang guru SD Negeri Inpres Yoka membenarkan bahwa demi keamanan dan karena akses tertutup, kegiatan belajar mengajar hari ini ditiadakan.

“Sangat disayangkan anak-anak jadi korban. Kami berharap Pemerintah Kota Jayapura dan dinas terkait segera turun tangan. Kasihan anak-anak kalau mereka harus libur terus karena masalah orang dewasa yang belum tuntas,” ungkapnya.

Masyarakat dan orang tua siswa berharap Dinas Pendidikan Kota Jayapura segera memfasilitasi pertemuan darurat dengan pemilik hak ulayat. Penyelesaian cepat sangat dinantikan agar hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan tidak terus-menerus terampas oleh persoalan sengketa tanah. (Nesta)

Previous Post

Puluhan Tahun Diabaikan, Dua Sekolah di Yoka Dipalang Adat, Siswa Terpaksa Diliburkan

Next Post

Pamit Melaut Sejak 5 Januari, Nasib Dua Nelayan Jayapura Belum Diketahui, Tim SAR Lakukan Pencarian

Related Posts

Inilah Rekam Jejak 2 Anggota KKB Bintang Timur: Dari Bantai Tukang Ojek Hingga Bakar Fasilitas Umum
BERITA UTAMA

Inilah Rekam Jejak 2 Anggota KKB Bintang Timur: Dari Bantai Tukang Ojek Hingga Bakar Fasilitas Umum

20 April 2026
Buron Sejak 2022, DPO Pembunuh 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Akhirnya Ditangkap Satgas ODC
BERITA UTAMA

Buron Sejak 2022, DPO Pembunuh 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Akhirnya Ditangkap Satgas ODC

20 April 2026
John NR Gobai: Kampung Nelayan Merah Putih Presiden Prabowo Adalah Jawaban bagi Pesisir Papua Tengah
BERITA UTAMA

John NR Gobai: Kampung Nelayan Merah Putih Presiden Prabowo Adalah Jawaban bagi Pesisir Papua Tengah

20 April 2026
Update Truk Terbalik di Sentani: Korban Meninggal Bertambah Menjadi 2 Orang, Sopir Truk Resmi Diamankan
BERITA UTAMA

Update Truk Terbalik di Sentani: Korban Meninggal Bertambah Menjadi 2 Orang, Sopir Truk Resmi Diamankan

20 April 2026
​Gubernur Matius Fakhiri, Kukuhkan Kepala Kanreg IX BKN Jayapura
BERITA UTAMA

​Gubernur Matius Fakhiri, Kukuhkan Kepala Kanreg IX BKN Jayapura

20 April 2026
ADVERTISEMENT
Papualink.co - Link Berita Papua

Menjadi salah satu media profesional di Papua dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

KATEGORI UTAMA

  • ASMAT
  • BERITA UTAMA
  • DAERAH
  • DPR PAPUA
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • Olahraga
  • Opini
  • PEMPROV PAPUA
  • PENDIDIKAN & KESEHATAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POTRET
  • RAGAM
  • Uncategorized
  • VIDEO

Follow Us

BERITA TERBARU

Inilah Rekam Jejak 2 Anggota KKB Bintang Timur: Dari Bantai Tukang Ojek Hingga Bakar Fasilitas Umum

Inilah Rekam Jejak 2 Anggota KKB Bintang Timur: Dari Bantai Tukang Ojek Hingga Bakar Fasilitas Umum

20 April 2026
Buron Sejak 2022, DPO Pembunuh 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Akhirnya Ditangkap Satgas ODC

Buron Sejak 2022, DPO Pembunuh 3 Tukang Ojek di Pegunungan Bintang Akhirnya Ditangkap Satgas ODC

20 April 2026
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan

Copyright © 2024 www.papualink.id

No Result
View All Result
  • HOME
  • ASMAT
  • PEMPROV PAPUA
  • DAERAH
  • DPR PAPUA
  • HUKRIM
  • EKONOMI
  • POTRET
  • PENKES
  • RAGAM
  • VIDEO
  • PERISTIWA
  • POLITIK

Copyright © 2024 www.papualink.id