INTAN JAYA, PL– Menjelang pertengahan tahun 2026, stabilitas keamanan di wilayah pegunungan Papua Tengah menjadi prioritas utama aparat keamanan. Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 bersama jajaran Polres Intan Jaya dan Kodim 1705/Intan Jaya menggelar patroli gabungan skala besar di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Rabu (13/5/26).
Langkah preventif ini diambil guna memastikan seluruh objek vital nasional dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat tetap beroperasi tanpa gangguan dari kelompok-kelompok yang kerap mengganggu ketertiban umum.
Sterilisasi Objek Vital dan Pusat Ekonomi
Patroli yang dimulai dengan apel kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Intan Jaya, Kompol Sofian Corneles Akuila Samakori, didampingi oleh Dansektor AKP Syahrial Arditya. Personel gabungan menyisir sejumlah titik strategis yang menjadi urat nadi kehidupan di Sugapa, antara lain:
Bandara Bilogai: Sebagai pintu masuk utama logistik dan transportasi udara.
Kawasan Pasar Rakyat: Pusat perputaran ekonomi warga lokal.
Kantor Bank Papua: Fasilitas layanan keuangan publik.
Titik Perlintasan Rawan: Wilayah pinggiran distrik yang memerlukan pengawasan ekstra.
”Fokus kami adalah memberikan jaminan keamanan absolut kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan bukan untuk menciptakan suasana tegang, melainkan untuk memberikan rasa tenang agar roda ekonomi dan pelayanan publik tetap berjalan normal,” tegas Kompol Sofian di sela-sela kegiatan.
Strategi Soft Approach: Berbagi Keceriaan dengan Anak-Anak
Berbeda dengan pola pengamanan konvensional, Operasi Damai Cartenz 2026 kali ini menonjolkan sisi humanis. Di tengah patroli bersenjata lengkap, para personel terlihat berhenti untuk berinteraksi dengan anak-anak Papua. Mereka membagikan makanan ringan dan alat tulis sebagai bentuk pendekatan soft approach.
Strategi ini bertujuan untuk mengikis stigma negatif terhadap aparat sekaligus membangun kepercayaan (trust building) sejak dini antara generasi muda Papua dengan TNI-Polri.
Penegasan Pimpinan Operasi
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangan resminya menyatakan bahwa integrasi antar-satuan adalah kunci keberhasilan menjaga kedaulatan keamanan di tanah Papua.
”Sinergi antara Satgas Ops Damai Cartenz, Polres, dan Kodim adalah kekuatan fundamental. Kami tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi mengedepankan komunikasi dialogis. Masyarakat harus merasa aman, nyaman, dan yang terpenting, terlindungi oleh kehadiran kami,” ujar Irjen Pol. Faizal.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menekankan bahwa seluruh tindakan di lapangan dilakukan secara profesional dan terukur sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat.
”Kami mengedepankan langkah preventif. Namun, kami juga siap bertindak tegas jika ada potensi gangguan yang mengancam nyawa warga maupun personel. Semua dilakukan demi mewujudkan Papua yang damai dan kondusif,” tegas Kombes Pol. Adarma.
Kondisi Terkini Sugapa
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Distrik Sugapa dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Aktivitas di Pasar Sugapa tampak ramai, dan penerbangan di Bandara Bilogai berjalan sesuai jadwal. Aparat gabungan berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli serupa secara berkala guna mengantisipasi dinamika keamanan di wilayah Kabupaten Intan Jaya.
Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat turut memberikan apresiasi atas kehadiran aparat yang dinilai mampu meredam kerawanan dan memberikan rasa aman bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.(Redaksi)








