JAYAPURA, PL– Komitmen besar dalam mengawal program strategis nasional ditunjukkan oleh jajaran pimpinan daerah di Tanah Papua. Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.I.K., M.Si., memimpin langsung jalannya kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dipusatkan di Jalan Raya Arso Koya Barat, Kota Jayapura, pada Sabtu (16/05/26).
Agenda yang berlangsung khidmat ini tidak hanya berfokus pada sektor pertanian, tetapi juga dirangkaikan dengan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 Sentra Pelayanan Pertanian Gabungan (SPPG) Polri yang diikuti secara virtual melalui zoom meeting.
Kemeriahan dan nilai strategis acara ini semakin diperkuat dengan kehadiran para pejabat teras dari berbagai lini. Di sektor militer, tampak hadir Dankodaeral X Jayapura Mayjen TNI (Mar) Sugianto, S.Sos., M.M., M.Tr. Opsla, Kadispers Lanud Silas Papare Kolonel Pom Iwan Suebu, S.E., M.M., serta Pamen Ahli Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf I Wayan Deddy Suryanto, S.E. Kehadiran para perwira tinggi dan menengah TNI ini menegaskan soliditas pertahanan dan ketahanan di wilayah timur Indonesia.
Dari jajaran pemerintahan dan birokrasi, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait hadir mewakili pemerintah daerah. Beliau didampingi oleh Kepala Dinas Tanam Pangan Provinsi Papua Lunanka V.M.L. Daimboa, S.P., M.M., Kepala Dinas Kehutanan Papua Yaconias Maintindom, S.P., M.Si., serta Kepala BPS Provinsi Papua Adriana Helena Carolina, S.E., M.M. Kehadiran para kepala dinas dan badan vertikal ini menjadi bukti bahwa aspek teknis, pemetaan lahan, hingga validasi data produksi pangan dikawal dengan sangat serius.
Dalam amanatnya, Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dan dukungan seluruh instansi. Ia mengakui bahwa kondisi geografis dan akses transportasi di Papua memiliki tantangan tersendical. Namun, sinergi yang ditunjukkan oleh jajaran Forkopimda, pejabat utama Polda Papua, petugas penyuluh lapangan, hingga Kelompok Tani Koya Barat terbukti mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif demi target swasembada jagung tahun 2026.
Senada dengan Kapolda, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait juga menegaskan bahwa kehadiran seluruh pemangku kebijakan di ladang pertanian ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara. Menurutnya, kerja sama erat antara Pemprov Papua bersama TNI-Polri berhasil memberikan stimulus ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan pendapatan para petani lokal di tengah naiknya harga komoditas jagung.
Sebagai penutup rangkaian acara, para pejabat yang hadir bersama-sama melakukan aksi nyata di lapangan. Dimulai dari penyerahan tali asih secara simbolis oleh Kapolda Papua dan jajaran Forkopimda kepada perwakilan Kelompok Tani Koya Barat, dilanjutkan dengan prosesi memanen jagung bersama di lahan, hingga melakukan inspeksi langsung terhadap bantuan alat pembajak sawah dari Kementerian Pertanian. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, mencerminkan kuatnya kesiapan infrastruktur pangan baru di bawah pengawalan para pejabat lintas sektoral tersebut.(Redaksi) 







