JAYAPURA, PL– Stabilitas keamanan di Tanah Papua terus mendapat sorotan positif dari berbagai kalangan. Kali ini, dukungan mengalir deras dari tokoh masyarakat Papua, Timotius Maury, yang mengapresiasi kinerja Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Timotius menilai, kehadiran Satgas Damai Cartenz saat ini telah bertransformasi. Tidak hanya terpaku pada penegakan hukum semata, namun juga hadir melalui wajah kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.

Menurut Timotius, masyarakat merasakan manfaat nyata dari berbagai program sosial yang dijalankan oleh personel di lapangan.
“Saya sebagai tokoh masyarakat mendukung penuh Satgas Damai Cartenz dalam menjaga keamanan di Tanah Papua. Kami berterima kasih karena selama ini telah banyak membantu masyarakat melalui pelayanan kesehatan, bakti sosial, hingga kepedulian lingkungan,” ujar Timotius dalam keterangannya, Kamis (23/4/26).
Ia meyakini bahwa pendekatan humanis yang dikedepankan aparat menjadi faktor utama meningkatnya kepercayaan publik (*public trust*). Situasi yang aman dan kondusif di berbagai titik rawan pun dinilai sebagai buah dari sinergi yang baik antara petugas dan warga lokal.
Beberapa poin utama yang menjadi sorotan apresiasi masyarakat antara lain:
* Pelayanan Kesehatan Gratis: Menjangkau wilayah terpencil yang sulit akses medis.
* Program Bakti Sosial: Pemberdayaan ekonomi dan bantuan pangan.
* Stabilitas Keamanan: Menjamin kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Lebih lanjut, Timotius menekankan bahwa menjaga kedamaian Papua adalah tanggung jawab kolektif. Ia pun memberikan pesan mendalam agar pihak-pihak yang masih berseberangan ideologi dapat dirangkul untuk kembali bersama membangun Papua.
“Harapannya, kegiatan positif ini terus ditingkatkan demi menjaga keutuhan NKRI di Tanah Papua. Penting bagi kita semua untuk merangkul semua elemen agar Papua yang damai bukan sekadar impian, tapi kenyataan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan sinergi yang terus diperkuat antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan roda kehidupan di Bumi Cenderawasih dapat terus berputar tanpa rasa was-was, menciptakan masa depan Papua yang lebih cerah dan sejahtera.(Redaksi)








