SARMI, PL— Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Mathius D. Fakhiri, resmi memulai rangkaian kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Sarmi pada Kamis (14/5/2026). Sarmi menjadi titik awal dari agenda besar Pemerintah Provinsi Papua yang dijadwalkan menyambangi enam kabupaten di wilayah Papua mulai tanggal 14 hingga 26 Mei 2026.
Dalam kunjungan perdana yang didampingi oleh seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini, Gubernur Fakhiri meninjau langsung sejumlah titik strategis guna memastikan program pembangunan menyentuh akar rumput, di antaranya:
Ketahanan Pangan: Peninjauan program cetak sawah di Kampung Tetom Jaya.
Ekonomi Kerakyatan: Pengelolaan kopra di Kampung Anus dan Kelompok Tani Kopra Mandiri di Kampung Holmafen.
Sektor Industri & Kesehatan: Kawasan Industri PHICO serta fasilitas di RSUD Hendrik Fintay.
Menghidupkan Kembali Kejayaan Kopra
Gubernur Fakhiri memberikan apresiasi terhadap denyut ekonomi di Kabupaten Sarmi yang mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Beliau menekankan bahwa identitas Sarmi sebagai lumbung kelapa harus dikembalikan kejayaannya.
”Sepanjang perjalanan dari perbatasan Jayapura hingga Sarmi, saya melihat perubahan signifikan. Ekonomi di kampung-kampung harus terus tumbuh. Kegiatan produksi kopra dan minyak kelapa tidak boleh berhenti,” tegas Fakhiri.
Sebagai langkah nyata, Pemerintah Provinsi Papua menyerahkan bantuan 3.000 bibit kelapa untuk ditanam oleh masyarakat. Langkah peremajaan ini diharapkan mampu memperkuat posisi Sarmi sebagai pusat ekonomi berbasis perkebunan kelapa di masa depan.
Pembangunan Kampung Nelayan Terintegrasi
Selain perkebunan, sektor kelautan menjadi prioritas utama dalam kunker ini. Gubernur menilai potensi perikanan dari pesisir Demta hingga perbatasan Mamberamo sangat melimpah, khususnya komoditas udang dan ikan.
Ia mengungkapkan komitmen pemerintah untuk membangun Kampung Nelayan Terintegrasi yang akan disinergikan dengan program strategis Presiden Prabowo Subianto. Fasilitas yang direncanakan meliputi:
Pembangunan Pabrik Es dan Cold Storage.
Penyediaan Dermaga, Koperasi Nelayan, hingga Bengkel Perahu.
Membangun SDM Papua yang Berkarakter
Menutup kunjungannya, Gubernur mengingatkan bahwa pembangunan fisik di Sarmi tidak akan berarti tanpa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni. Ia berpesan agar para orang tua konsisten membekali anak-anak dengan pendidikan setinggi mungkin.
”Sekolahkan anak-anak dengan baik, jaga pendidikan dan iman mereka supaya nanti mereka menjadi sarjana dan kembali untuk membangun Kabupaten Sarmi,” pungkasnya.
Sesuai jadwal, usai merampungkan agenda di Sarmi, Gubernur Fakhiri beserta jajaran SKPD akan melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke lima kabupaten lainnya di Provinsi Papua hingga 26 Mei mendatang.(Redaksi)








