SARMI, PL— Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi untuk meninjau langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat serta operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (15/5/26).
Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan pendidikan dan pemenuhan gizi bagi masyarakat di wilayah pesisir Papua dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Fakhiri melihat langsung aktivitas belajar-mengajar di Sekolah Rakyat. Tak hanya itu, ia juga mengecek proses higienitas dan penyediaan makanan di dapur MBG yang dikhususkan bagi para siswa serta masyarakat sekitar.
Menurut Fakhiri, program pendidikan formal dan pemenuhan gizi tidak boleh dipisahkan. Keduanya wajib berjalan beriringan demi mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Papua sejak usia dini.
“Anak-anak Papua harus mendapatkan pendidikan yang layak dan asupan makanan yang sehat. Jika kedua aspek ini berjalan bersamaan, maka masa depan generasi emas Papua akan jauh lebih cerah,” ujar Fakhiri di sela-sela kunjungannya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen penuh untuk terus mengawal program-program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan anak.
Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
Gubernur Fakhiri juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk aktif melakukan pendampingan serta evaluasi berkala terhadap pengelolaan Sekolah Rakyat maupun dapur MBG. Ia tidak ingin program ini mandek di tengah jalan.
“Kami ingin asas manfaat dari program ini benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang. Jangan hanya dibangun lalu dibiarkan begitu saja. Harus didampingi terus agar kualitas pelayanannya tetap terjaga,” tegasnya.
Di akhir kunjungannya, Gubernur menyempatkan diri untuk berdialog santai dan memberikan motivasi serta dukungan moril kepada para siswa yang sedang belajar.
Agenda kerja ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam mempercepat pembangunan SDM unggul, melalui perluasan akses pendidikan dan pemerataan pemenuhan gizi hingga ke wilayah pesisir serta kampung-kampung terpencil.(Redaksi)








