JAYAPURA, PL– Menjelang peringatan 1 Mei, tokoh adat Papua sekaligus Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani, Ondoafi Orgenes Kaway, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan. Ia meminta warga, khususnya di wilayah Kabupaten Jayapura, agar tidak terpancing isu-isu provokatif yang dapat memecah belah persatuan.
Orgenes menekankan bahwa kedewasaan dalam berpolitik dan bernegara sangat dibutuhkan agar momentum 1 Mei tetap berjalan dalam suasana kondusif.
Bagi Orgenes, 1 Mei bukan sekadar seremoni tahunan Hari Buruh Internasional. Ia memandang momen ini sebagai bentuk penghormatan tinggi terhadap dedikasi para pekerja.
“Ini adalah momentum untuk menghargai kerja keras, pengorbanan, dan peran strategis para buruh bagi keluarga, daerah, dan negara. Mereka adalah penopang kehidupan sosial dan pembangunan bangsa,” ujar Orgenes Kaway di Jayapura.
Momen Sakral: 100 Tahun Injil di Danau Sentani
Tahun ini, peringatan 1 Mei memiliki nilai historis dan spiritual yang lebih mendalam bagi masyarakat di wilayah Sentani dan Grime Nawa. Tanggal tersebut bertepatan dengan perayaan 100 Tahun Masuknya Injil di Danau Sentani.
Orgenes mengingatkan bahwa kehadiran Injil selama satu abad telah menjadi fondasi moral dan kekuatan iman yang harus dijaga dengan penuh rasa hormat.
“Momentum ini sakral. Kita harus menyambutnya dengan penuh sukacita dan kedamaian, bukan dengan kegaduhan,” tambahnya.
Waspadai Provokasi dan Gangguan Keamanan
Menyikapi dinamika yang sering muncul setiap awal Mei, Ondoafi Orgenes Kaway secara eksplisit memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap penyebaran informasi hoaks atau gerakan yang bersifat provokatif.
* Tolak Adu Domba: Masyarakat diminta tidak memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin menciptakan konflik.
* Dampak Buruk Konflik: Orgenes menegaskan bahwa setiap gangguan keamanan hanya akan merugikan rakyat secara ekonomi dan sosial.
* Tanggung Jawab Bersama: Menjaga Papua tetap aman adalah tugas kolektif antara masyarakat, tokoh adat, dan aparat keamanan.
Ajakan Persatuan
Menutup pernyataannya, Orgenes mengajak seluruh warga untuk menjadikan 1 Mei sebagai ajang mempererat tali persaudaraan (kebersamaan).
“Mari kita sambut 1 Mei dengan damai dan bermartabat. Persatuan adalah kekuatan utama kita dalam membangun Papua yang aman dan sejahtera,” pungkasnya dengan tegas.(Redaksi)








