JAYAPURA, PL– Peta persaingan kursi kepemimpinan Asprov PSSI Papua mulai memanas. Tim 9, yang merupakan gerbong para legenda Persipura Jayapura dan pengamat sepak bola, secara resmi mendeklarasikan dukungan penuh kepada Gubernur Papua, Matius Fakhiri, untuk maju sebagai Calon Ketua PSSI Papua periode 2026-2030.
Keputusan ini diambil dalam pertemuan yang berlangsung di Jayapura pada Selasa (28/4/26). Tim 9 menilai sosok Matius Fakhiri adalah jawaban atas kerinduan publik terhadap kebangkitan prestasi sepak bola di Bumi Cenderawasih.

Bukan Sekadar Jabatan, Tapi Rekam Jejak
Anggota Tim 9, Yules Ongge, menegaskan bahwa dukungan ini tidak datang tiba-tiba hanya karena status Matius sebagai kepala daerah. Menurutnya, para mantan pemain profesional telah memantau kontribusi nyata sang Gubernur selama ini.
“Kami mendukung beliau bukan semata-mata karena jabatan Gubernur. Tim 9 melihat rekam jejak nyata. Perhatian beliau terhadap klub-klub lokal, SSB, hingga Liga TopSkor Papua sudah dirasakan langsung oleh para pelaku sepak bola di lapangan,” tegas Yules Ongge saat didampingi legenda hidup Persipura seperti Cris Leo Yarangga, Feri Youwe, dan Thomas Wally.
Pembina yang ‘Turun Gunung
Lebih lanjut, Yules menjelaskan bahwa Matius Fakhiri menunjukkan kriteria pemimpin yang dibutuhkan sepak bola modern: tidak hanya duduk di belakang meja, tetapi terlibat aktif dalam pembinaan.
Ada dua poin utama yang menjadi landasan kuat dukungan Tim 9:
1. Dukungan Finansial: Konsistensi dalam membantu pembiayaan turnamen dan operasional klub-klub amatir.
2. Dukungan Fasilitas: Keberanian dalam menyediakan infrastruktur yang menunjang latihan para atlet muda.
“Bagi kami, beliau adalah pembina yang sesungguhnya. Tidak hanya namanya terdaftar di pengurus, tapi keterlibatannya sangat terasa. Beliau mensupport biaya dan fasilitas bagi teman-teman di tingkat SSB. Inilah yang kami sebut kepedulian nyata,” tambah Yules.
Dengan deklarasi ini, Tim 9 berharap transisi kepemimpinan PSSI Papua ke depan dapat melahirkan ekosistem sepak bola yang lebih sehat dan berprestasi. Kehadiran figur kuat seperti Matius Fakhiri diharapkan mampu mengembalikan marwah Papua sebagai kiblat sepak bola nasional.
Hingga berita ini diturunkan, arus dukungan dari berbagai pemilik hak suara (voters) dikabarkan terus mengalir menjelang kongres pemilihan mendatang.(Redaksi)








