TANGERANG, PL– Awal yang manis berhasil diukir oleh tim bola basket putra Bhayangkara Polda Papua dalam ajang bergengsi Turnamen Basket Kapolri Cup 2026. Bertanding di Tangerang, Banten, tim Bhayangkara Polda Papua sukses memetik kemenangan perdana setelah menumbangkan tim kuat Mabes Polri pada Senin (18/5/26) siang WIB.
Dalam laga pembuka yang berlangsung sengit tersebut, tim Polda Papua menyudahi perlawanan Mabes Polri dengan skor 64-46.
Kemenangan ini menjadi modal yang sangat berharga bagi tim mutiara hitam dalam mengarungi ketatnya persaingan di fase grup.
Manajer Tim Basket Bhayangkara Polda Papua, Brigpol Ivana.G.A.Mandibondibo, S.H., mengaku sangat bersyukur dan bangga atas kerja keras yang ditunjukkan oleh para pemain di lapangan. Saat dihubungi via telepon usai pertandingan, polwan berpangkat Brigadir Polisi ini tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

“Puji Tuhan, hasil yang sangat baik berhasil diperoleh tim hari ini. Pertandingan tadi berlangsung pukul 12.30 WIB. Kita berhasil unggul dan menang dengan poin 64-46 atas tim Mabes Polri. Ini adalah awal yang sangat bagus,” ujar Brigpol Ivana dengan nada optimis.
Komposisi Tim dan Tantangan Jarak
Brigpol Ivana menjelaskan bahwa dalam Turnamen Kapolri Cup tahun ini, Polda Papua membawa rombongan yang terdiri dari 15 orang. Rinciannya, 12 orang merupakan pemain profesional lapangan, sedangkan 3 orang lainnya mengisi posisi jajaran pelatih (coach, asisten pelatih) serta manajer tim.
Uniknya, seluruh pemain yang tergabung dalam tim ini merupakan anggota Polri aktif yang berdinas tersebar di berbagai satuan, baik di Polres jajaran maupun di Polda Papua sendiri. Di balik bakat basket yang luar biasa, mereka sehari-hari adalah abdi negara yang mengemban tugas kepolisian.
“Mereka ini sebenarnya adalah atlet-atlet basket berbakat yang kemudian direkrut menjadi anggota Polri. Setelah aktif menjadi anggota polri Mereka bergabung dengan komunitas Basket Bhayangkara dan juga aktif bermain di klub-klub lokal yang ada di Jayapura. Bahkan, beberapa di antaranya sudah memiliki jam terbang tinggi hingga pernah mencicipi atmosfer Pekan Olahraga Nasional (PON),” jelas Ivana.
Meski bermaterikan pemain-pemain potensial, Ivana mengakui mempersiapkan tim dari Papua memiliki tantangan tersendiri, terutama menyangkut kedinasan dan geografis.
“Kendala utama kami tentu ada pada waktu latihan. Status utama mereka adalah anggota Polri, sehingga tugas pokok pelayanan masyarakat harus tetap nomor satu. Apalagi, para pemain ini dinasnya tersebar, ada yang di Polda, ada yang di Polres Pegunungan, Polres Pesisir seperti Waropen, Biak Numfor hingga Boven Digoel. Menyatukan mereka untuk latihan bersama membutuhkan perjuangan karena harus mencocokkan jadwal dinas dan mengumpulkan mereka dari berbagai daerah,” ungkapnya terbuka.
Peluang Lolos Fase Grup dan Target Selanjutnya
Polda Papua sendiri tergabung dalam grup yang terbilang kompetitif. Berdasarkan hasil undian, grup ini hanya diisi oleh tiga tim, yaitu Polda Papua, Mabes Polri, dan Polda Bengkulu.
Dengan format tiga tim dalam satu grup ini, kemenangan atas Mabes Polri secara otomatis membuka lebar jalan Polda Papua untuk lolos ke babak selanjutnya. Namun, Brigpol Ivana mengingatkan anak asuhnya untuk tidak cepat jemawa, sebab mereka sudah ditunggu oleh lawan berikutnya, yakni Polda Bengkulu.
“Perjalanan kami di fase grup babak penyisihan masih ada. Setelah menang hari ini, kami akan kembali bertanding pada hari Rabu nanti melawan Polda Bengkulu. Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Papua agar konsistensi permainan ini bisa terus terjaga,” tambahnya.
Bicara mengenai target, Polda Papua sejatinya memiliki rekam jejak yang cukup mengejutkan. Pada keikutsertaan perdana mereka di ajang Kapolri Cup tahun 2025 lalu, tim Polda Papua berhasil menembus babak 8 besar. Sebuah prestasi luar biasa mengingat status mereka saat itu sebagai tim debutan. Di tahun 2026 ini, dengan persiapan yang telah dilakukan, mereka berharap bisa melangkah lebih jauh lagi.
Apresiasi dan Terima Kasih Atas Dukungan Penuh Pimpinan
Keberangkatan dan prestasi yang diukir oleh tim Basket Bhayangkara Polda Papua ini diakui Ivana tidak lepas dari besarnya dukungan dan perhatian yang diberikan oleh para pimpinan daerah dan internal Kepolisian.
Secara khusus, Sang Manajer tim Ivana menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Provinsi Papua, Komjen Pol (Purn) Matius D Fakhiri, Kapolda Papua Irjen Pol Patrige R. Renwarin, Karo SDM Polda Papua selaku pembina, dan Dirreskrimsus Polda Papua, serta Dirreskrimsus Polda Metro Jaya yang turut memberikan dukungan moril maupun materiil selama tim berada di Banten.
“Kemenangan hari ini, dan setiap perjuangan kami di lapangan, kami persembahkan untuk semua pihak yang sudah memberikan dukungan bagi kami. Wadah turnamen seperti ini sangat positif bagi para anggota untuk menyalurkan bakat mereka ke arah yang berprestasi. Kami berharap komunitas Basket Bhayangkara Polda Papua ini akan terus ada dan berkesinambungan ke depannya,” pungkas Brigpol Ivana menutup pembicaraan telepon.(Redaksi)








